Rapat Evaluasi Biro: Wakil Rektor II Bahas Penguatan Kinerja

 

 

Pada 4 Oktober 2024, Universitas Darunnajah menggelar rapat mingguan yang dihadiri oleh seluruh biro di bawah Wakil Rektor II, Ustadz Samiyono, M.Pd.i. Acara dimulai pukul 08.00 pagi dengan pembacaan surat Al-Mulk, diikuti sambutan dari Ustadz Samiyono yang menyampaikan beberapa poin utama terkait pengembangan universitas darunnajah.

Beliau menekankan pentingnya memulai perubahan dari hal-hal kecil dan mengingatkan bahwa setiap amal akan berdampak pada hasil yang kita capai. Ustadz Samiyono juga menginformasikan tentang akreditasi yang akan berlangsung pada 17-19 Oktober 2024, serta menyoroti bahwa pedoman yang sudah ada perlu diimplementasikan lebih maksimal. Untuk mempercepat restrukturisasi personalia, SDM akan menjalani karantina guna menyempurnakan SOP, pedoman, serta pembagian tugas.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa universitas akan mengadakan studi banding ke Australia, serta bekerja sama dalam program pesantren kilat. Beliau juga menegaskan bahwa mulai tahun ini, pengajuan dana studi lanjut akan ditangani oleh rektorat, dengan prioritas untuk program studi bisnis dan saintek.

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Asro, bagian Administrasi SDM, menyampaikan rencana kajian mingguan setiap hari Rabu dengan moderator dan tiga pemateri. Ada juga penambahan empat dosen baru dan penertiban dosen yang kurang aktif. Aturan usia dosen untuk memperpanjang kontrak juga akan disesuaikan dengan kebutuhan NIDN. serta kehadiran pengelola dan pegawai akan dimonitor lebih ketat dengan sistem presensi web yang mulai diwajibkan pada 10 Oktober 2024.

Dari IT Center, Ustadz Masru’i mengumumkan bahwa pengajuan kepangkatan Ustadz Sofwan harus diselesaikan sebelum 25 Oktober 2024. Sementara itu, Ustadz Rido dari bagian Sarpras menyatakan bahwa perkuliahan sementara akan dilaksanakan di Gedung Sanggit dengan menggunakan fasilitas lama, dan beberapa kebutuhan inventaris seperti komputer dan gorden akan segera dipenuhi.

Bagian Tata Usaha (TU) melalui Bu Khodijah juga melaporkan beberapa hal, termasuk penanganan keluhan dosen terkait ihsan, serta rencana untuk menyempurnakan sistem tagihan mahasiswa yang saat ini masih manual. Selain itu, pihak TU juga akan membuka kesempatan magang bagi mahasiswa dengan kompensasi bebas SPP.

Rapat ini diakhiri dengan pembahasan mengenai SK kontrak kerja dosen yang sedang dalam proses, serta penyelesaian masalah dosen yang kurang aktif.